Minggu, 29 Oktober 2017

Pengertian SSD Dan Fungsinya Beserta Kelebihan Dan Kekurangannya

Pengertian SSD Dan Fungsinya  - Storage alias lokasi penyimpanan ialah salah satu perangkat keras komputer yang sangat penting. Bagaimana tidak, sekian banyak macam data dan informasi yang penting dan dibutuhkan oleh komputer di simpan di sini. Tanpa adanya storage pasti komputer anda tidak akan bekerja sebagaimana harusnya.

Ada banyak sekali penamaan yang digunakan untuk menyebut lokasi penyimpanan. Mulai dari storage media, storage device, sampai digital storage. meskipun ada beberapa penamaan, yang jelas memiliki pengertian yang sama, yakni sebuah perangkat keras yang dapat menyimpan data dan informasi baik secara permanen maupun sementara.

Ada dua jenis penyimpanan yang digunakan oleh komputer, yaitu tempat penyimpanan utama dan tempat penyimpanan sekunder. Contoh dari piranti penyimpanan utama alias primary storage ialah RAM, sedangkan contoh secondary storage ialah hard drive.

hard drive
Contoh HDD


Primary storage seringkali menempel pada komputer atau biasa dinamakan internal storage, sementara untuk secondary storage tidak cuma yang internal saja, namun ada pula yang external dan removable. Hal ini sehubungan dengan storage location atau lokasi dimana data disimpan. Secara umum data dan informasi yang terdapat akan di simpan dalam hard drive komputer, sementara yang external dan removable seringkali dipakai sebagai media menyimpan data yang akan dialihkan ke komputer lain.

Jika kita mengingat sejarah pertumbuhan storage device, ternyata sudah sangat berkembang. Mulai dari penyimpanan yang berbentuk kertas sampai sekarang sudah tercipta penyimpanan secara online dan sistem cloud. Pada mula munculnya komputer memang belum terdapat teknologi untuk menyimpan data dan informasi secara canggih, makanya mereka ketika itu hanya mengandalkan kertas saja. Media yang digunakan dizaman dahulu dinamakan dengan mesin “Punch Card”, kini sudah tidak ad yang memakainya lagi.

Semakin berkembangnya teknologi merangsang munculnya piranti penyimpanan lainnya, yakni optical storage dan magnetic storage. Contoh dari optical storage ialah CD-ROM disc, CD-R, CD-RW, DVD-R, DVD-RW, dan sebagainya. Tipe piranti tersebut memakai laser dan cahaya sebagai cara untuk membaca dan mencatat data. Sedangkan yang termasuk magnetic storage ialah floppy disk, hard drive, dan semacamnya. Kemudian hadir piranti flash memory yang mulai menggantikan media penyimpanan magnetik. Contohnya ialah flash drive, memory card, dan SSD.

Untuk Saat ini, jenis itu yang paling banyak digunakan oleh komputer modern. Namun tidak berhenti di sana, pertumbuhan teknologi menimbulkan piranti yang baru lagi dan sekarang pun sudah mulai populer, yakni penyimpanan data secara online dan memakai penyimpanan cloud. Hal ini pasti sangat mempermudah pemakai karena dapat mengakses datanya dari mana saja dan tidak terpaku pada suatu device saja.

Perkembangan storage device ini memperlihatkan bahwa komputer memang sangat memerlukan perangkat itu. Tanpa adanya storage, komputer hanya dapat berjalan saja namun tidak dapat menyimpan atau melihat data. Ibaratnya sebagai insan kita hanya dapat bergerak saja namun tidak dapat berfikir. Di samping itu, pertumbuhan storage juga didasari oleh keperluan manusia guna menyimpan data yang lebih banyak dan lebih cepat. Oleh sebab itu setiap pertumbuhan storage device selalu memberikan komputer mampu menyimpan lebih banyak data dan lebih cepat dalam penyimpanan dan pengaksesan.

Pengertian SSD


Dari seluruh storage device yang telah hadir ternyata tidak semuanya dapat bertahan sampai sekarang. Bahkan seringkali setiap hadir yang baru maka yang lama tidak akan digunakan lagi. untuk komputer canggih pada masa sekarang, banyak sekali memakai HDD atau SSD guna menyimpan informasi, serta terdapat pilihan guna mengakses flash drive laksana USB dan juga penyimpanan cloud. Komputer pun dilengkapi disc drive yang dapat membaca CD dan DVD, serta mencatat dan menyimpan di CD-R, DVD-R dan semacamnya.

Kita barangkali sudah tidak asing lagi dengan istilah HDD yang adalahsingkatan dari Hard Disk Drive. Setiap kita membicarakan media penyimpanan pada komputer tentu kita bakal merujuk pada istilah ini. Sedangkan definisi SSD barangkali masih agak jarang terdengar sebab tergolong baru, meskipun ternyata SSD ini jauh lebih unggul dan adalahpengembangan dari HDD.

SSD
Kumpulan SSD


SSD ialah singkatan dari “Solid State Drive”, yaitu suatu piranti penyimpanan yang memakai flash memory guna menyimpan datanya. Kita tentu sudah mengenal USB memory sebagai salah satu media yang menggunakan flash memory, untuk lebih mudahnya anggap saja SSD ini sebagai versi lebih besar dan tangguh dari USB memory. Sama halnya dengan USB memory, SSD ini pun tidak mempunyai komponen bergerak dan menyimpan datanya di dalam microchip. Hal ini tentu bertolak belakang dengan HDD atau floppy disc yang memakai disk magnetis sebagai media penyimpanannya.

Sejak tahun 2015, mayoritas SSD menggunakan flash memory berbasis “NAND” yang merupakan tepat penyimpanan bertipe non-volatile. Tipe memori ini tetap menyimpan data walaupun powernya mati. Sebelumnya SSD masih menggunakan memori DRAM volatile yang sebetulnya lebih cepat dalam mengakses data. Selain itu ada pula yang memakai kedua jenis memori tersebut, jadi pada waktu dayanya mati SSD memindah datanya dari DRAM ke Flash memory, dan ketika daya hidup kembali maka SSD mengembalikan data dari flash memory ke DRAM.

Kelebihan dan Kekurangan SSD



Perbedaan HDD dan SSD
Perbedaan HDD dan SSD


Dibandingkan dengan media penyimpanan yang lain, tentu SSD memiliki keunggulan dan kelemahan tersendiri.

Kekurangan yang sangat tampak dari SSD, terutama untuk para kaum menengah ke bawah, yaitu dari sisi harga yang lebih mahal daripada harga HDD dan kapasitas penyimpanan yang ternyata lebih kecil daripada kepunyaan HDD.

Keunggulan yang pertama dari SSD ialah daya tahan baterai. SSD lebih seddikit dalam pemakaian baterai bila dikomparasikan dengan HDD. Selanjutnya tentang kecepatan booting pada sistem operasi, rata-rata booting untuk SSD selama 10-13 detik, sementara untuk HDD selama 30-40 detik.

Tanpa adanya komponen gerak membuat SSD minim noise dan vibrasi, selain itu panas yang didapatkan juga hanya sedikit. kelebihan lainnya ialah tentang kecepatan membuka data yang 30 persen lebih cepat daripada HDD, kecepatan mencatat dan mendata juga sangat jauh bila dikomparasikan dengan HDD. Apalagi SSD ini lebih aman sebab terlindungi dari efek magnetis yang dapat menghapus datanya.

Dari sejumlah kelebihan dan kelemahan SSD tentunya menciptakan kita sedikit paham tentang perbedaan antara SSD dengan HDD. Dengan demikian anda tidak bimbang lagi bila diajak memilih antara HDD dengan SSD. Ada sejumlah hal yang dapat menjadi pertimbangan bila hendak membeli SSD atau HDD.

Jika kita mengharapkan performa yang lebih cepat tanpa memikirkan batasan dan membiarkan ukuran kapasitas penyimpanan, maka usahakan anda memilih yang SSD. Namun andai kita perlu kapasitas penyimpanan yang besar dan harga yang terjangkau maka dianjurkan untuk melakukan pembelian HDD. Intinya ialah sesuaikan dengan kebutuhan kamu dan budget yang dimiliki.

Demikianlah Pengertian SSD Dan Fungsinya Beserta Kelebihan Dan Keurangannya, semoga dapat memberikan pencerahan bagi anda dan bermanfaat.


EmoticonEmoticon